Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Resep Urap Mentah Enak. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Resep Urap Mentah Enak. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 April 2017

Iwak Panggang Sambel Kencur


Iwak Panggang, atau Ikan asap..di Semarang melimpah ruah..hihi. Di pasar atau di tukang sayur setiap hari banyak yang jual. Paling enak sich di masak mangut...khas Pantura..dan di Semarang juga terkenal. Tapi kadang pengen coba olahan lain dari Iwak panggang ini. Iwak Panggang ada berbagai macam, yang biasa di Semarang di olah jadi menu Mangut itu Iwak Pe, atau ikan Pari panggang, atau Iwak Manyung, yang Kepalanya walau bentuknya seram juga malah menjadi salah satu daya tarik dan jadi kuliner khas Pantura. 

Bahkan di Semarang ada beberapa warung makan yang terkenal dengan olahan Kepala Iwak Manyung dan Iwak Panggang lain yang serba pedes, salah satunya Bu Fat. Enak sich..bumbunya miroso, kuahnya jadi gurih aroma khas Iwak Asap. Dulu awal pindah Semarang aku belum suka..sekarang udah suka...hahah. Mungkin karena dulu di Yogya jarang ada Ikan di asap, paling yang ada Lele Asap mbah Marto yang terkenal itu..atau Mbah Mardi..ibuku...hihi. Kalau di rumah ibuku dulu ya sering ngasapin Lele, pakai sabut kelapa, abis itu di masak Mangut juga. Tapi Mangut Yogya dan Semarang citarasanya beda.

Penasaran, cek dan klik postinganku di bawah ini aku udah pernah ulas, resep Aneka Mangut, baik versi Semarang atau Yogya :

Resep Mangut Ala Pantura ( Semarang dan sekitarnya ) 

Nah..dalam rangka memberdayakan bahan Ikan asap yang melimpah di Semarang, aku sering mencoba menjadi aneka menu lain. Salah satunya aku buat Sambel. Misal..Iwak Pe sambel Penyet, atau Iwak pe sambel kemiri. Resepnya sudah pernah juga aku posting di SINI, dan di SINI. Atau resep Iwak Panggang sambel Bawang, ada juga udah pernah aku posting di SINI. Kali ini aku buat variasi sambel baru yang memakai Iwak panggang ini yaitu Sambel Kencur, ini salah satu khas Pantura juga sich. Jadi Iwak panggangnya bisa pakai apa aja, aku pakai yang Manyung. Iwak panggangnya di rebus dulu agar lebih steril, karena kan walau udah matang tetap saja lebih mantep jika di rebus dulu atau di goreng. 

Selanjutnya tinggal di bumbuin seperti bumbu urap kelapa gitu, terus di campur sama Petai cina...dan di makan bersama Nasi putih aja udah enak banget..hihi. Jadi resep sehat ya...dan yang pasti enak. Aku suka sekali di makan bersama Nasi merah, pakai kerupuk aja udah enak. Apalagi jika di buat pedes, pakai cabai rawit yang banyak..hemm..sedep pokoknya.

Oke, aku share resepnya ya teman-teman..selamat mencoba jika suka...
Iwak Panggang Sambel Kencur

Bahan :
2 iris Iwak panggang apa saja
50 gram petai Cina
1/4 butir kelapa yang masih agak muda ya
1 sendok teh terasi, kukus
2 siung bawang putih, kukus
5 buah cabai rawit, kukus
1 cm kencur, biarkan mentah
Garam dan sedikit gula merah

Cara membuat :
rebus Iwak panggang di air mendidih, tambahkan sedikit garam agar lebih gurih
Angkat, suwir-suwir
Ulek semua bumbu, campur kelapa parut, iwak panggang suwir dan petai cina, aduk rata
Koreksi rasa hingga pas rasanya
Sajikan dengan Nasi hangat ngepul..hemmm enak...:D


Selasa, 28 November 2017

Bebek Goreng Bumbu Bacem


Akhir-akhir ini aku sering masak Bebek, karena Yodha sudah suka Bebek. Dan kebetulan di pasar juga sering ada yang jual Bebek mentah sekarang. Jadi sering beli dech...karena harga juga tak jauh beda dengan Ayam. Jadi buat variasi  lauk Yodha aku semangat masaknya.

Walau kalau aku sendiri aku kurang begitu suka Bebek, tapi tetap doyan sich, apalagi jika masak sendiri yang bumbunya bisa sesuai selera. Tapi...kadang karena suami dan anak suka, aku lebih suka nggak makan..biarin aja di habiskan berdua..hihi. Jadi istilahnya itu..doyan, tapi nggak terlalu suka banget sama Bebek.

Kalau Yodha ikut tim Papinya yang suka Unggas apa aja..Burung Puyuh, Burung Dara, Yodha juga suka seperti Papinya. Kalau aku kurang suka Burung kecil-kecil gitu..hihi. Senengnya masak aja buat Yodha dan Papinya. Tapi ya memang di umur yang ngga muda lagi gini, baguslah ya jika mengurangi lauk pauk ya teman-teman. Aku kok lebih suka makan Urap, Sayur lodeh, dll..lauknya Tahu, Tempe, sudah cukup..atau kadang lebih suka Ikan asin..hihi.

Tapi kalau untuk Yodha dan Papinya, tetap masak lauk pauk minimal Ayam...sudah wajib jadi menu sehari-hari, karena mereka nggak baisa, makan dengan cuma Urap atau Tahu Tempe...hihi. Kalau Emak-Emak itu makan pakai Sambel sama tempe aja bisa ya teman-teman, tapi kalau untuk anak dan suami ya nggak tega...hahah. 

Iya lho, kadang kalau siang udah sibuk kerja di rumah, tau-tau udah jam 12 dan lapar, belum masak, paling mudah dan cepat pasti ya nyambel, bikin telur dadar, goreng tempe, dll udah..cukup buat makan sendiri..hihi. Baru dech sore aku masak yang untuk suami dan anak. Karena Yodha juga sekolah full day, pulang sore, jadi masaknya aku biasa sore yang lauk lengkap.

Nah kemaren  beberapa hari lalu aku masak Bebek lagi, tapi beda versi..biasanya di bumbu gurih, tapi biar Yodha nggak bosan, kemaren aku coba masak bumbu bacem, ternyata Yodha juga suka..dan bilang enak sekali. Pokoknya mau bumbu gurih atau bumbu sedikit manis ala bacem gini, asal bumbunya pas, enak semua kok teman-teman Bebeknya. Sebenernya pengen juga coba olahan Bebek lain misal di masak Rica-Rica, dll, cuma takutnya malah kurang suka Yodha, jadi aku selalu buat jadi Bebek Goreng aja, paling variasi bumbunya yang beda.

Oke, aku share ya resep Bebek bumbu Bacemnya teman-teman. Tapi Bebeknya cuma tinggal sepotong itu di fotonya..hihi...di maka pakai Urap. Kalau resep Urap sudah pernah aku share ya di SINI.
Bebek Bacem

Bahan :
1 ekor Bebek, bagi menjadi 4 atau 6 bagian
800 ml air kelapa
2 cm lengkuas, memarkan
2 lembar daun salam
40 - 50 gram gula merah ( sesuai selera )
1 sendok teh garam / secukupnya

Bumbu Halus :
6 butir Bawang merah
2 siung Bawang putih
4 butir kemiri
1 sendok teh ketumbar

Cara membuat :
Masukkan semua bahan ke dalam panci
Masak dengan api kecil hingga bumbu meresap
Jangan lupa koreksi rasa 
Jika sudah hampir habis kuahnya, tiriskan dulu, dinginkan, baru di goreng sebentar saja saat akan di sajikan.

Tips :
Agar Bebek tidak amis, buang bagian Brutu / ekornya
Bebek akan empuk dan lembut dagingnya jika di masak api kecil, bumbu juga makin meresap, jadi tidak di presto juga nggak masalah.


Kamis, 06 Oktober 2016

Sego Wiwitan


Aku lagi rindu kampung halaman nich..makanya dari kemaren masaknya yang ndeso-ndeso aja..menunya. Yupp...kangen masakan ibu..mau pulang belum sempat. Akhirnya masak aja, sambil telp ibu di rumah..ngobrolin masakan. Kemaren aku pengen makan Sambel Gepeng...sambel untuk Nasi Wiwitan...atau Sego Wiwitan..kalau sebutan di Yogya begitu. Nasi Wiwitan ini terdiri dari Nasi putih yang di masak dengan cara tradisional ( di liwet dengan periuk )

Ayo..siapa yang masih ngalamin masa kecil menanak nasi dengan periuk dan kayu bakar ? Aku pernah..enak lho. Jadi masak nasi hingga umep ( mendidih ), lalu di diamkan hingga agak meresap airnya. Kalau kebanyakan airnya ( tajin ), bisa di ambil..di minum..hahah..enak lho..kan sari beras. Dulu berasnya mah..fresh semua..hasil panen sendiri..jadi sering  minum tajin pun tidak masalah..:D

Okeh, kembali ke Sego Wiwitan..dulu pernah aku ulas ya di webku. Jadi Nasi ini biasa di pakai untuk acara selamatan ketika waktu panen padi tiba. Nasi dan lauk pauk, berupa Ingkung, urap megono, telur rebus, dan yang paling enak dan unik nich sambel Gepengnya, yaitu sambel yang terbuat dari Kedelai goreng.

Dulu pernah aku ulas Sambel Gepeng yang bumbunya di goreng dulu hingga kering, jadi lebih awet di simpan. Nah..kali ini aku mau share resep Sambel Gepeng yang mentahan ya teman-teman bumbunya,  jadi bisa di buat mendadak. Tapi harus langsung habis ya..dan di nikmati segera Sambel Gepeng dadak ini, karena semua bumbunya mentah. 

Nasi hangat pulen, Sambel Gepeng, telur rebus dan gereh Pethek..udah jadi dech Nasi ala Sego Wiwitan..enak banget rasanya. Apalagi jika tambah Ingkung ( Ayam Gurih ) dan Urap Megono ya. Sayangnya nggak ada ingkungnya..hahah. Okeh dech..aku share resep Nasi Wiwitan atau Sego Wiwitan..versi sederhana ya..begini saja udah enak kok..apalagi di makan di tepi sawah..hahah. Tapi di mana ada sawah di Semarang atas sini ya....akhirnya menikmati Sego wiwitan ini cukup di dekat jendela dapur lantai atasku..sama sepoi-sepoi juga kena angin..Lol..!

Sego Wiwitan

Bahan :
Nasi putih pulen secukupnya
100 gram kedelai kering
Ikan asin Pethek ( Gereh pethek secukupnya )
Telur rebus secukupnya

Bumbu Halus :
5 buah cabai merah keriting
5 buah cabai rawit merah
1 cm kencur
2 siung bawang putih ukuran kecil atau jika besar satu aja
1/4 sendok teh garam ( sesuai selera )

Cara membuat :
Rendam kedelai dengan sedikit garam hingga gaka mekar
Goreng hingga kering
Haluskan semua bumbu
Tambahkan kedelai
Ulek kasar saja ( masih terasa krenyes-kreyesnya )
Siapkan daun pisang
Beri nasi secukupnya
Beri lauk telur rebus separo, Gereh Pethek goreng dan taburi sambel Gepeng
Sajikan segera ya..enak..!