Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Resep Cara Membuat Tempe Mendoan Enak. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Resep Cara Membuat Tempe Mendoan Enak. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Januari 2018

Mendol Khas Malang


Tahun baru kerjaan kok menumpuk...jadinya mau posting dari kemaren sampai ketinggalan teman-teman. padahal banyak materi menu baru yang belum aku posting. Ayuk..semangat..semangat...!
Oleh-oleh menu dari Malang lagi yang aku coba ini ya teman-teman. Ini bisa untuk lauk, bisa juga jadi cemilan, jika suka yang gurih-gurih.

Nama menunya, Mendol...hihi..lucuc ya. Mendol ini terbuat dari tempe. Kemaren di Malang, aku mencoba Mendol di beberapa warung makan yang menjual Rawon, seperti di Rawong Nguling itu Mendolnya enak..pas sesuai seleraku. jadilah aku penasaran ingin membuat sendiri di rumah, karena sudah tahu rasa yang enak seperti apa. Dulu pernah bikin lauk seperti ini, tapi karena belum pernah mencob arasa aslinya gimana, jadi masih belum punya bayangan rasanya harus gimana yangbenar...hahah. 

Jadi itulah fungsi dari hobby kulineran itu teman-teman, agar bisa develop resep tradisional yang otentik. Karena aku lebih suka jika mencicipi langsung di daerah asal, jadi tau rasa aslinya seperti apa, daripada sekedar mencoba resep yang beredar. Namun kadang aku udah coba duluan juga dari resep-resep yang beredar, nah, jika suatu saat mencoba asli dai daerah asal makanan tersebut, aku bisa mengkoreksi kembali resep yang aku buat. Jadi jangan heran ya teman-teman jika di webku ini, satu menu, kadang ada beberapa versi bahan atau bumbu, ya..karena itu tadi..biasa aku sempurnakan...hihi.

Karena hari ini ada kerjaan motret menu..jadi ngga sempat masak menu baru harian yang untuk instagramku.. jadi kita bahas si MENDOL lebih detail ya teman-teman..yang aku buat kemaren..😀😀 Karena ternyata banyak masukan dari teman-teman yang asli Malang di komen postinganku tentang video resep Mendol kemaren.. jadi aku rangkum ya di sini kesimpulannya. 
 
Tips membuat Mendol khas Malang :

Bisa pakai tempe segar, tempe semangit, atau tempe yang belum jadi jika mau kelihatan butiran-butiran kedelainya.
Kalau aku suka rasa yang pakai tempe semangit.

Tempe bisa di kukus dulu atau tempe segar, kalau aku suka versi yang di kukus dulu sebentar, jadi ngga langu aroma tempe mentah.

Bumbu utama ( resep takaran ala aku sendiri ) : untuk 250 gram Tempe bisa segar / semangit, bisa di kukus dulua tau tidak ya tidak apa-apa, haluskan kasar.
Bumbu : 2 bawang merah ( optional juga ini ) , 2 bawang putih, 1 sdk teh ketumbar, 5 cabai rawit, 1 cm kencur, haluskan. 
2 daun jeruk iris halus, 1 sdk teh gula pasir , 1 sendok teh kaldu sapi / ayam dan garam secukupnya jika masih kurang asin. Bisa pakai sedikit terasi juga 😘😘 

Cara membuatnya campur semua bahan dan  bumbu, aduk rata, cicipi rasanya. bentuk bulat lonjong kecil atau gepeng juga boleh..goreng dech hingga matang. Lebih jelasnya aku segera upload videonya di Youtube ya teman-teman, nanti aku update linknya. 

Dari teman-teman ada yang menyarankan bumbunya di tambah laos, ada yang pakai kunyit juga, ada yang pakai jinten, atau jahe juga . Tapi waktu coba di beberapa warung di Malang kemaren aku ngga ketemu rasa jahe atau jinten sich, karena dua rempah itu pasti kentara sekali rasanya jika di tambahkan ke dalam suatu masakan. Tapi kapan-kapan mau aku coba semua kombinasi bumbu saran teman2 ini 😀😘 

Untuk sementara yang aku coba bumbu yang atas dapat resep dari teman yang asli Malang dengan takaran sesuai seleraku, alhamdulillah enak..aku udah coba pakai tempe semangit dan tempe segar, enak semua, cuma untuk aroma lebih mantep yang pakai tempe semangit. Suamiku suka. Padahal beliau mah biasa nya cuma doyan Tempe di buat mendoan aja 😀😀 Tips menggorengnya, harus terendam minyak, jadi bisa matang hingga bagian dalam, tanpa perlu di bolak balik.. 😘😘 

Jika yakin bisa menggoreng tanpa ambyar, tidak perlu di tambah tepung, karena tentu rasa orisinal tempe lebih khas. Tapi jika takut ambyar bisa di tambah 1 sendok makan tepung tapioka / beras / terigu...rasa tempenya tetap kuat kok..kan cuma sedikit aja buat perekat tepungnya.
Pilih tempe yang enak ya, jika tempe kurang bagus biasanya ada rasa asemnya itu kurang sip jika di buat Mendol ini. 
 
Selamat mencoba ya teman-teman 😘😘


Kamis, 07 September 2017

Nasi Megono Pekalongan


Oleh-oleh dari belajar icip-icip makanan di Pekalongan kemaren teman-teman. Aku menyempatkan diri mencoba Nasi Megono ala Lesehan yang terkenal di sekitar Jl. Urip Sumoharjo Pekalongan. Penjual Nasi Megono banyak waktu malam hari. Penyajiannya unik, di bungkus daun kecil-kecil, seperti Nasi Bungkus gitu.

Satu bungkus Nasi Megono, porsi kecil, dan di atasnya di beri lauk spesial Megono, yang terbuat dari Nangka muda yang di cincang halus, dan di kukus bersama dengan bumbu-bumbu hingga hasilnya jadi seperti urapan yang sedep, enak dan gurih. Tapi, kata Teman yang asli Pekalongan, ada yang enak lagi Nasi Megono selain yang aku coba kemaren, yaitu yang nama Warungnya Landai. Ya udah aku catet dulu dech, kapan-kapan jika ke Pekalongan lagi aku cobain.

Oh ya penyajian Nasi Megono di warung Lesehan ini unik. Jika ada pembeli, baru dech nasi hangat di bungkusin sesuai permintaan. Nah lauk pendampingnya itu aneka macam, dan biasanya sudah tersedia di meja lesehan, jadi pembeli tinggal pilih. Lauknya macam-macam, ada Ayam goreng, ada Lele Goreng, olahan Ikan, Cumi Hitam, dll. Banyak pilihan. Namun yang wajib ada itu adalah Tempe Mendoan yang di goreng dadakan , jadi masih terasa hangat ketika kita pesan.

Tapi memang cocok Megono sama Mendoan...hihi. Nah, biar teman-teman yang belum pernah ke Pekalongan bisa coba, ini aku tuliskan resepnya ya. Yang khas itu pakai Kecombrang, tapi karena di sini sudah cari Kecombrang, aku ganti Serai yang di iris halus. Sama sedepnya kok.

Oke, langsung saja ya ini dia resep Nasi Megono komplet, ala aku ya teman-teman, setelah karena di Pekalongan coba berbagai macam nasi Megono, dari Kaki lima hingga restoran..hihi. Akhirnya udah nemuin citarasa khas nya seperti apa. Yang kurang ya cuma Kecombrangnya aja. Sebenernya dulu pernah posting juga sich, cuma lauk pelengkapnya yang beda, kali ini aku masak yang lebih enak lauknya, Cumi Masak Hitam. Dan ternyata cocok banget di makan bersama Nasi Megono.

Oh ya, jika masih belum punya bayangan cara memasak Megono seperti apa, silahkan lihat video berikut ya, di klik aja tandan panahnya. Selamat mencoba...

Megono
Bahan-bahan:

250 gram nangka muda, cincang kasar
1 bunga kecombrang ( bisa ganti serai iris halus )
5 mata pete, kupas, potong serong kecil
175 gram kelapa agak tua, kupas, parut memanjang
1 cm lengkuas
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
4 batang serai serai, iris halus
Cabe merah dan cabe hijau besar masing 2 buah , iris tipis

Haluskan:

6 buah cabai rawit merah
6 siung bawang merah
2 siung bawang putih
½ sendok teh ketumbar
1 cm kencur
2 butir kemiri sangrai
1 sendok teh terasi
1 sendok makan  gula merah
1 sdt garam / secukupnya

Cara Memasak :
Campur semua bahan dan bumbu, kukus sekitar 30 menit hingga matang
Koreksi rasa
Sajikan
Cumi Masak Tinta

Bahan :
500 gram Cumi, bersihkan di air mengalir, potong-potong, jangan buang tintanya
5 buah cabai merah / hijau, potong serong ( sesuai selera, karena untuk Yodha aku nggak banyak cabenya kemaren )
6 butir bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, iris tipis
3 cm jahe, iris tipis
2 cm kunyit, iris tipis
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
2 lembar daun jeruk
1 sendok makan kecap manis
1/2 sendok makan saus tiram
1/4 sendok teh merica bubuk
1/4 sendok teh garam ( sesuai selera )
1/4 sendok teh gula pasir

Cara membuat :
Tumis bawang merah dan putih hingga matang dan harum
Masuk kunyit, jahe, dan cabai, aduk rata hingga cabai layu
Besarkan api, masukkan cumi dan semua bumbu lain, aduk rata hingga keluar air dari cuminya dan warna kuah kehitaman
Tutup panci, masak sekitar 5 menit saja hingga meresap
Koreksi rasa
Sajikan hangat..Yummy..!
Mendoan Krispi

Bahan :
1 papan Tempe, potong tipis lebar
2 batang daun bawang, iris halus

Bahan pencelup, aduk rata semua bahan :
250 gram Tepung Beras
4 sendok makan Tepung Tapioka
300 ml santan
1/2 sendok teh ketumbar, haluskan
2 siung bawang putih, haluskan
1 sendok teh kaldu ayam, dan garam secukupnya

Cara Membuat :
Panaskan minyak
Celup tempe ke adonan pencelup
Masukkan ketika minyak sudah benar-benar panas agar hasilnya keriting lapisan tepungnya
Goreng hingga matang
Sajikan bersama Nasi Megono


Minggu, 19 November 2017

Sayur Pedas Buncis & Tempe



Hari ini masak sederhana aja..Sayur pedas santan, seperti sambel goreng sich, tapi ini lebih seger aja, Karena sebenarnya walau nampak merah merona, itu cabainya cuma sedikit. Kalau Sambel goreng itu cabenya musti banyak. Kalau Sayur pedes biasa itu rasanya, karena  cabainya nggak terlalu banyak dan ringan rasanya.


Kalau ini, walau cabenya sedikit tapi kok bisa tetap merah merona kuahnya ? Bisa dong…tak kasih tau ya rahasianya teman-teman..pakai lah cabai merah yang keriting. Pilih yang keriting kecil-kecil ya, jangan yang besar. Soalnya sekarang banyak juga Cabai keriting, tapi cabai keriting agak besar, nah itu warnanya jika di masak jadi orange, nggak merah merobna kuahnya.

Kalau aku selalu pilih cabe yang keriting kecil, dan itupun belinya di tukang bumbu langganan, Mbah-Mbah yang jual gitu, tapi laris manis jualannya..walau kayak warung di pasar. Lha dia itu jual segala macam termasuk bumbu dan sayuran. Yang jual Mbah-mbah sepuh sejoli…rukun gitu seneng ya..lihat orang tua sampai usia tua masih berkarya dan kompak berdua. Itulah mengapa justru berkah usahanya mungkin, malah ramai setiap hari yang beli…hihi.

Nah, kalau beli cabenya di situ pasti udah tau seleraku Mbahnya di kasih cabai keriting yang biasa genjreng warnanya jika di buat masak menu bersantan. Mbahnya bilang juga, memang langganan dia banyak yang usaha warung matengan, jadi ya pada complain jika cabainya nggak merah merona jika buat masak.  Jadi buat penjual makanan olahan matang tentu bisa irit dong ya, jika pakai sedikit saja cabainya, warna masakan sudah merah merona.

Jadi untuk resep Sayur Pedas ini aku Cuma pakai 6 biji tadi, tapi keliatan tetap cantik kan teman-teman kauhnya..ya itu tadi, karena aku pakai cabai merah keriting yang kecil-kecil. Jadi walau nggak terlalu pedas, warna kuah tetap cantik.

Oke, aku share aja ya resep sayur favorit suamiku ini. Lauknya juga favorit suami ini…Pindang Kemul. Untuk Yodha, masih belum bisa move on dari Ayam Bacem Pandan, seperti yang aku posting kemaren. Hari ini aku bikin lagi, Yodha makan dua kali, nggak ganti lauk mau dia, Ayam terus..tumben..hihi. Karena dia suka Ayam Bacemnya..enak banget katanya.
Sayur Buncis & Tempe


Bahan :

200 gram Buncis, potong sesuai selera

½ papan Tempe, potong kotak ( aku pakai yang agak semangit, udah umur dua hari dari Tempe yang udah  jadi )

2 lembar daun salam

2 cm lengkuas

1 sendok makan ebi, rendam air panas

1 sendok makan gula merah ( sesuai selera )

1 sendok teh kaldu sapi / dan atau garam secukupnya

8 buah bawang merah, iris tipis

4 siung bawang putih, iris tipis

6 buah cabai merah keriting, haluskan

Cara membuat :

Tumis bawang merah dan bawang putih hingga matang dan harum

Masukkan cabai halus

Masak hingga matang cabainya dan harum aromanya

Masukkan santan, lengkuas , salam

Didihkan

Masukkan tempe, dan bumbu lain

Masak hingga tempe hampir matang

Terakhir masukkan buncis, masak hingga meresap, tapi buncis masih kres cantik

Koreksi rasa

Sajikan hangat


Untuk Lauknya Pindang Kemul, simple aja, aku pakai tepung mendoan jualanku..yang praktis aja, tinggal kasih air..hihi. Jadi tadi pas teng jam 12 siang, lauk lain udah matang, tinggal ambil sebungkus Tepung Mendoan, kasih air, jadi dech buat goreng pindangnya. Praktis dan cepat, jadi jam 12.30 udah bisa makan siang dech.
Yang mau coba aneka Tepung praktis yang aku jual, ada Tepung kentang, Tepung kremes, Tepung mendoan, Tepung krispi, cireng, aci, dll, silahkan wa atau sms ya ke 089654712500.
Pindang kemul

Bahan :

3 Keranjang Ikan Pindang ( isi 3 masing-masing )

1 bungkus TEPUNG MENDOAN

350 ml air ( sesuai selera , jangan terlalu kental )


Cara Membuat :

Campur air dan tepung, aduk rata

Panaskan minyak agak banyak

Celup ikan ke dalam adonan tepung, goreng hingga matang


Tips :

Agar Ikan matang dan cantik lapisan tepungnya, minyak agak banyak, dan api jangan terlalu besar

Jika minyak sedikit, lapisan tepung cepat gosong dan Ikan tidak sampai tergoreng dengan benar

Walau Ikan Pindang sudah matang, tapi jika menggorengnya kurang matang juga akan terasa agak amis

Buang bagian kotoran ikan dan cuci di air mengalir, karena biasanya Ikan Pindang belum di bersihkan bagian dalamnya waktu di buat Ikan Pindang Jika mau praktis buang tulang dan durinya, serta kepalanya jadi aman untuk anak-anak waktu makannya.

Selamat mencoba ya…jika suka teman-teman..mudah kok.




Senin, 27 November 2017

Mendoan Daun Jeruk

Assalamu'alaykum


Hari Senin ini Ciledug diguyur gerimis sejak subuh. Bener bener dingin rasanya.
Ketika belanja di tukang sayur saya langsung mencomot 1 papan tempe untuk bikin mendoan. Buat ngemil sambil menikmati gerimis yang tiada henti. Karena di kulkas ada daun jeruk lumayan banyak, saya masukin sekalian ke dalam adonan tepungnya. Buat variasi supaya aromanya wangi. Tapi daun bawang tetep pakai biar sedep rasanya. Resep sederhana ini ternyata enak juga. Dinikmati sambil dicocol ke dalam sambal kecap, dengan sedikit semriwing daun jeruknya, nyaamm 😋😋😋

Bahan :
1 papan tempe
200 gr terigu
300 ml air
2 batang daun bawang, iris tipis
6 lembar daun jeruk purut, gunting tipis tipis
Sambal kecap, untuk cocolan

Bumbu tumbuk :
1 sdt ketumbarr
2 siung bawang putih
2 butir kemiri sangrai
1 sdt garam
3 cm kunyit

Cara membuat :
1. Iris tempe tipis ukuran 6x5x1/2 cm. Sisihkan.

2. Ambil 1/3 bagian bumbu tumbuk dan air secukupnya. Masukkan irisan tempe ke dalamnya dan rendam tempe minimal 10 menit. Sisihkan.

3. Campur sisa bumbu tumbuk, terigu dan air, aduk sampai jadi adonan kental. Koreksi rasanya. Masukkan irisan daun bawang dan daun jeruk, aduk rata.

4. Panaskan minyak goreng cukup banyak dalam wajan. Goreng tempe sampai kuning kecoklatan. Angkat tiriskan. Sajikan dengan sambal kecap.



Senin, 28 Mei 2018

Hidup Lebih Sehat Dengan Filippo Berio


Sebagai orang Indonesia sejati...tentu agak sulit ya jika kita di minta meninggalkan yang namanya makanan yang di goreng-goreng ya teman-teman. Ya, gimana lagi, selain sudah turun termurun dan mendarah daging...menu gorengan itu memang enak..lebih gurih dan menggugah selera...hihi.


Siapa yang bisa menolak sepriring Tempe Mendoan anget ?...Bakwan Jagung menul-menul anget, Risoles, Pastel, Lumpia, Pisang Goreng, dll...omg..itu enak semua. Itu baru cemilan..belum menu lauk pauk yang di goreng tentu juga menggoda untuk di santap.

Seperti Ayam goreng Krispy yang di geprek di atas sambal bawang..hemm...siapa yang bisa menolaknya ?...Hihi. Sebenernya sudah niat sich mengurangi yang namanya gorengan, tapi kok ya susah. Niat yang selalu menjadi resolusi yang tidak pernah tercapai setiap tahun baru, adalah diet tanpa minyak...hihi.

Nah, akhirnya aku ambil jalan terbaik aja..tetap makan gorengan, tapi dengan minyak yang lebih sehat. Yaitu aku pakai Fillipo Berio Olive Oil. Kan ada berbagai varian tuch, nah salah satunya yang ektra light, itu bisa untuk menggoreng dan juga baking. Aku udah coba untuk goreng-goreng dan baking, rasanya enak. Nggak ada rasa atau aroma yang aneh.

Terus kemaren aku coba buat kue kering menggunakan Fillipo Berio yang ektra light ini juga...hemm.hasilnya enak sekali. Aku bikin Brownies cookies. Ntar ya aku share juga resepnya.  Yodha juga suka. Aku pernah pakai minyak sehat jenis lain, pas aku buat kue itu ada aroma aneh..jadi kapok dech untuk bikin kue. Tapi dengan Fillipo Berio ini aku suka rasanya tidak mempengaruhi hasil kuenya. Enakkk...!

Memang sich kita tidak bisa mengurangi 100 persen gorengan ya teman-teman, contoh jika kita jajan di luar, namun jika di rumah, bisa kok kita usahakan untuk hidup lebih sehat menggunakan Filippo Berio Olive Oil ini. Yang buat diet, juga bisa...yuk...semangat ya teman-teman.  Banyak pilihan produk Fillipo Berio ini, bisa untuk menumis, memanggang, dll.

Oke...langsung aja, ini dia resepnya ya teman-teman menu goreng-goreng yang menggunakan Fillipo Berio Ektra Light Oil :

Ayam Geprek Sambal Bawang Fillipo Berio
Untuk 4 Porsi
 
Bahan:
4 - 5 dada Ayam
2 siung bawang putih, dihaluskan
1 sendok teh kaldu ayam / garam
1/4 sendok teh merica bubuk
800 ml minyak untuk menggoreng
Bahan Pelapis:
300 gram tepung terigu protein tinggi
3 sendok makan tepung sagu / maizena
1 sendok teh bawang putih bubuk
1 sendok teh kaldu ayam / garam
1/4 sendok teh merica bubuk
150 ml air Cara Membuat Ayam Goreng Tepung :

Lumuri ayam dengan bawang putih, garam, dan merica bubuk. Diamkan 1 jam dalam lemari es.
Pelapis, campur tepung terigu, tepung sagu, baking powder, bawang putih bubuk, garam, dan merica bubuk. Aduk rata.
Ambil 50 gram campuran tepung, campur dengan air es.
Celup ayam ke adonan basah. Gulingkan di atas bahan pelapis tepung kering. Cubit-cubit hingga keriting. Goreng hingga matang dengan Fillipo Berio Ektra Light
 
Resep Sambal Bawang :
20 buah cabai rawit merah
2 siung bawang putih
1/4 sendok teh kaldu jamur / garam
2 sendok makan Fillipo Berio Ektra Light
Ulek semua bahan, tuangi Fillipo Berio Ektra Light
yang sudah dipanaskan agar cabai tidak langu
Geprek Ayam Krispy ke atas sambal

Selasa, 31 Desember 2019

Templek

Templek
This is.. Templek 😃😃 

Teringat waktu di pasar manis Purwokerto aku beli jajanan ini ( foto asli bentuknya yang di jual Mbahnya ada di foto terakhir ya..bentuk bulet2 kecil ), di Mbah2 gitu. Terus aku tanya ini apa..katanya ini Templek ( kalau nggak salah denger lho ya.. Mbahnya bilang begitu )

Rasanya enak, unik..gurih manis pedes, lembut... untukku yang penyuka jajanan ndeso dan eksotis suka 🤭😘 Terus aku tanya terbuat dari apa? Mbahnya nunjukin penjual ampas tahu, belinya di pojok sana, di tempat penjual tahu.. katanya.

Sambil nyemil jajanan unik ini, aku ngobrol sama Mbahnya nanyain cara bikinnya, dan di kasih tau lah caranya. Wo ya gampang banget, akhirnya aku beli ampas tahu mentahnya per bungkus 1000 rupiah..beli dua bungkus aja udah jadi buanyak 😄

Jadi ampas tahunya ini masih basah ya, belum berubah jadi tempe gembus.
Ampas tahu kok di makan? Bergizi tidak?

Yo ndak usah di pikirkan terlalu dalam lah ya..yang kita pelajari adalah ini menjadi salah satu jajanan tradisional khas di suatu daerah..jadi patut di sebar luaskan agar lebih di kenal ya kan... sebagai keragaman kuliner Nusantara 😃

Waktu beli ampas tahunya, sampai rumah langsung aku kukus sesuai saran yang jual, terus aku taruh freezer..paginya baru aku bikin Templek ini.

Katanya sich kalau versi goreng ini namanya Templek, kalau versi di kukus namanya Ranjem... bener kah teman2 warga Purwokerto? 🙏😃 Resep sesuai hasil wawancara dengan Mbahe yang jual tapi takaran seusai seleraku 🤣

Kata Mbahe, bumbunya bawang merah, bawang putih, kencur, cabe rawit, gula, garam dan penyedap, boleh di tambah daun bawang

Bahan :
  • 350 gram ampas tahu
  • 5 bawang merah
  • 2 bawang putih
  • 10 cabai rawit merah
  • 2 cm kencur
  • 1 sdk teh kaldu jamur / penyedap kaldu lain
  • Secukupnya garam
  • 30 gram gula merah
Cara Membuat :
  • Campur semua bahan
  • Cicipi rasa, harus gurih manis, pedes
  • Bentuk bulat kecil
  • Celup adonan tepung seperti tepung untuk mendoan
  • Goreng

Update :

Setelah aku rangkum dari komen teman2, ada berbagai nama ya, monggo yang mau nambahin boleh..jadi nama sesuai masing2 ya..monggo di pilih saja 🤭😃 :

Kempong | Amprut | Jenguk | Demplo | Gubeg | Templek | Temlek | Miwo | Apolo | Buret | Sekayu | Golono | Randem | Ranjem | Kincir | Seporet | Tolo | Tembluk |