Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Cara Membuat Pempek Lenjer Palembang. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Cara Membuat Pempek Lenjer Palembang. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 April 2018

Pempek Rebon

Assalamu'alaykum


Beberapa waktu yang lalu saya diundang pengajian untuk calon pengantin. Kebetulan yang empunya hajatan adalah orang Palembang. Di sana, kami ibu-ibu pengajian, disuguh makanan yang salah satunya adalah pempek. Pempek yang disajikan adalah pempek ikan (berasa ikannya tapi gak tau pakai ikan apaan). Bentuk pempek ini tidak seperti yang dijual pada umumnya seperti lenjer atau kapal selam. Tapi berbentuk bola-bola kecil dengan bentuk tidak beraturan. Pempek ini ada yang digoreng atau cukup direbus saja. Saya jadi kepingin nih bikin pempek model begini. Dan gak tau apa namanya pempek yang bulet-bulet ini. Kedipin mb Monica di Batam duyu aahh hihihi.....Tapi saya gak punya ikan di rumah. Sementara emak udah napsu banget sama pempek. Akhirnya memberdayakan rebon di kulkas. Resepnya adaptasi dari Pempek Dos. Setelah matang enak deh gak kalah sama pempek ikan. Kenapa ya gak dari dulu bikin pempek rebon sih hihihi.... Dari segi rasa orang rumah demen dengan pempek yang digoreng sebelum disajikan. Kalo saya, suka semuanya hahahah.....yang digoreng rasanya lebih gurih tapi rasa rebon jadi samar-samar. Kalo yang direbus malah lebih berasa rebonnya. Tidak sealot yang digoreng. Ya iya wong namanya juga direbus. Tapi keduanya tetep enak deh. Nah sebelum saya ngelantur kesana kemari, mending cekidot resepnya yuk.

Bahan:
700 ml air
1 sdm garam
4 sdm rebon
250 gram terigu serba guna
2 butir telur
400 gram tepung tapioka/aci/ kanji
Extra tapioka untuk taburan

Bahan kuah cuko :
500 ml air
200 gr gula merah, disisir
100 gr gula pasir
100 ml air asam jawa

Bumbu yang dihaluskan untuk kuah cuko (saya pakai blender) :
8 siung bawang putih beserta kulitnya
5 bh cabe rawit merah
5 bh cabe merah keriting
1/2 sdm garam

Cara membuat :
1. Kuah cuko : Dalam sebuah panci masukkan air, gula merah, gula pasir, air asam dan bumbu halus. Rebus sampai mendidih. Cicip rasanya. Jika kurang, bisa ditambah gula dan cuka. Angkat dan saring. Buang ampasnya. Sisihkan.

2. Siapkan blender bersih masukkan rebon dan garam. Tuangi air secukupnya (ambil dari 700 ml) asal blender bisa berputar. Proses sampai halus.

3. Siapkan panci, masukkan larutan rebon dan sisa air, rebus hingga air mendidih, aduk hingga bahan larut. Kecilkan api kompor, tambahkan tepung terigu, aduk cepat dengan menggunakan spatula kayu.

4. Aduk hingga adonan kalis dan matang. Lakukan dengan cepat karena adonan cepat mengeras dan gosong. Angkat dan biarkan hingga dingin.

5. Tuangkan adonan rebon+tepung yang telah dingin ke dalam mangkuk tambahkan telur kemudian uleni. Uleni asal rata saja.

6. Tambahkan tepung tapioka/kanji sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan rata. Jangan terlalu lama mengulen supaya hasilnya tidak keras. Hasil akhir sedikit lengket.

7. Siapkan air dalam panci cukup banyak. Didihkan.

8. Lumuri tangan dengan tapioka, ambil adonan sebesar bola pingpong. Segera masukkan ke dalam air mendidih, rebus hingga mengapung. Setelah mengapung lanjutkan merebus 5-10 menit supaya matang sampai ke dalam.  Tiriskan. Lakukan sampai adonan habis. Dinginkan.

9. Goreng pempek dalam minyak panas hingga permukaannya sedikit kecoklatan, angkat dan tiriskan. Sajikan bersama kuah cuko.



اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۙ  الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ

"Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya)."
(QS. Ali 'Imran: Ayat 2)

* Via Al-Qur'an Muslimah https://goo.gl/hWQsvK